Title : I’m SorryAuthor : Christina MinheeMain Cast :– Kwon Yuri– Xi Luhan– Oh sehun– Kim HyunaGenre : romance, friendship.. and otherLength : ChapteredRating : TAuthor Note : bat yg minta FF yulhan atau yulhun, ini uda aku buatin yulhunhan..sebagai pembuka, di chapter ini cuma pendek aja.. tpi next chapter pasti lebih panjangtapi aku masih bingung nih nanti yuri sama siapa..Jadi tergantung koment kalian nanti.Happy Reading.. tinggalkan jejak kalian ok!******Yuri PovAku tak tau apa yg kulakukan, malam2 seperti ini, aku hanya berjalan dan terus berjalan saja , hingga tanpa sadar aku sudah tiba di sebuah taman. Di sana ada sepasang ayunan. Aku berjalan menuju ayunan itu, dan mendudukinya. Aku menutup mataku dan merasakan semilir angin membelai wajahku lembut.Ketika menutup mata ku, kudengar ayunan yg ada di sebelahku berdecit pelan pertanda bahwa ada orang lain yg sedang duduk di sana.Aku membuka mataku kaget, dan menoleh ke samping ku, tampak di sana seorang namja yg sangat cute menurutku. Aku tak mengenalnya tapi aku tak merasa takut sama sekali, aku malah ingin terus menatap wajahnya yg sangat cute itu“annyeong..” sapanya , dia menoleh ke arahku membuat ku sedikit kaget dan langsung melihat kearah lain“nde, annyeong..” sapa ku balik, tanpa melihat ke arahnya“ngapain kau malam2 begini di sini?” Tanya nya“melihat bintang” jawabku asal , lalu menatap langit yg penuh di taburi bintang“kau?” Tanya ku beberapa saat kemudian“aku juga..”Lalu kami sama2 terdiam sambil menatap bintang“nama mu siapa?” dia menoleh kearah ku“Yuri..” jawabku balas menatapnya dan tersenyum“kau?”“aku Luhan” dia membalas senyuman ku, dan percayalah aku hampir meleleh di buatnya“hmm..” aku mengangguk-angguk“rumahmu di mana?” Tanya nya lagi“di sana..” aku menunjuk sebuah rumah mewah besar yg ada di seberang taman ini“wah kita tetanggaan ya.. rumah ku di sana” dia menunjuk ke rumah besar berwarna coklat, mirip seperti rumah ku yg ada tepat di sebelah rumah ku“ooh, jadi kau anak nya sooyoung dan Leeteuk ya?” kebetulan aku mengenal mereka“nde, mereka eomma & appa ku” Luhan tersenyum manis menatapku“oh.. tapi aku tak pernah melihatmu” aku mengayun-ayunkan kakiku, membuata ayunan ku bergoyang sedikit“aku selama ini tinggal di China”“whooaa.. China.. aku selalu ingin ke sana, tapi appa ku tak pernah membolehkan ku ke sana” aku mengerucutkan bibirku“kenapa?” dia mengangkat alisnya“appa , tak boleh jika aku pergi sendiri, sedangkan Sahabat2 ku tak ada yg mau pergi ke China, mereka lebih tertarik pergi ke Paris,swiss, atau AS. Jadi setiap liburan aku paling sering ke 3 negara itu, ntah sudah berapa kali aku ke sana”“hahaha.. ajak eomma & appa mu saja” Luhan terkekeh mendengar penjelasanku“itu dia.. mereka tak pernah mau”“kalau begitu kapan2, aku yg akan menemani mu ke China.. otte??”“jinjja??” mataku berbinar-binar“nde” dia terkekeh pelan“Hyuuunggg…!!!” ku dengar, seseorang berteriak. Lalu muncul seorang namja yg ku yakini adalah Sehun yg pasti adalah adik Luhan, Karena mereka terlihat mirip. Aku mengenalnya, sebenarnya bukan mengenalnya, hanya sebatas tau saja, aku hanya pernah melihatnya beberapa kali sejak dia pindah ke samping rumah ku kira-kira 1 tahun yg lalu, dia juga tak pernah kaluar rumah sehingga aku hamper tak pernah melihatnya. Aku pun tau dia hanya karena eomma ku Tiffany berteman dengan Sooyoung sehingga dia suka bercerita tentang Sehun itu.“waeyo?” Tanya Luhan“kajja pulang..” Sehun berbicara dengan napas tersenggal-senggal.Sehun menatapku, Aku tersenyum manis padanya, dia balas tersenyum malu2 padaku, membuatku terkekeh kecil di buatnya“ya udah, ayo kita pulang sama2” ajak Luhan, aku hanya mengangguk mendengarnya“memang noona rumahnya di mana?” Tanya Sehun yg kini berjalan di sampingku“itu” aku menunjuk rumah ku yg tepat berada di sebelah rumahnya“kok aku tak pernah melihat noona?” Sehun menggaruk kepalanya“kau saja yg tak pernah keluar” aku tersenyum padanya“noona sekolah di mana?”“di SM.High school, kenapa?”“oh, tidak apa2.. sekolahnya bagus ya?”“hmm, ia”Lalu aku tiba di depan pagar rumahku“annyeong” ucapku sambil tersenyum manis ke arah dua namja tampan yg sedang menatapku“annyeong” ucap mereka berbarengan lalu berjalan ke rumah merekaLuhan Pov“Luhan, kau ingin sekolah di mana?” Tanya appa ketika kami baru selesai sarapan.Aku langsung memikirikan SM.high school yg Yuri katakan pada Sehun kemarin“appa kasih 3 pilihan sekolah yg paling bagus di sini..” ucap appa“apas aja?” Tanya ku“JYJ.High school. Sm.High school, dan YG.high school, ketiga sekolah itu yg menurut appa paling bagus di sini”“kalau Sehun sekolahnya di mana?”“waktu itu dia memilih sekolah di YG.high school,apa kau mau sekolah di sana juga?”“aniyo, aku mau di Sm.high school aja”“arrasseo, biar eomma mu yg akan mengurusnya” appa membuka korannya“ehemm…ehemm.. appa..” panggil Sehun“wae?” Tanya appa lalu menurunkan korannya sedikit“aku juga mau pindah ke sekolah Sm” Sehun menampakkan wajah memohonnya“kenapa?”“aku mau satu sekolah sama Luhan hyung” Sehun mengeluarkan aggyeo“terserah kau saja lah” appa membaca korannya lagi dengan serius“yeeessss…” teriak Sehun kegirangan“eomma jangan lupa daftarin aku juga ya” Sehun mencium pipi eomma lalu berlari ke lantai atas menuju kamarnya“kenapa dia?” Tanya eomma padaku setelah kepergian Sehun“molla” aku mengangkat bahuku“dulu aja.. ngebet banget pingin sekolah ke JYP, katanya ingin satu sekolah sama suzy yeoja cantik itu, sekarang malah mohon2 untuk pindah ke Sm” eomma menggelengkan kepalanya. Aku hanya terkekeh pelan mendengar omongan eomma.Yuri PovAku mengeluarkan sepeda ku dan mengayuhnya perlahan menuju sekolah“Yuri noonaaaa!!” ku dengar seseorang berteriak ketika aku baru saja melewati rumah Luhan. Aku memberhentikan sepeda ku dan menoleh ke belakang di sana ada Sehun yg sedang menaapku sambil nyengir“Sehun-na.. wae?” aku memutar sepedaku dan berjalan ke arahnya“noona mau sekolah ya?” tanyanya“nde, emhh,, sepertinya kau tak perlu memanggilku noona, kita kan hanya beda 1 tahun, kau panggil aku dengan namaku saja” kata ku yg memang kurang nyaman dengan panggilan Sehun padaku“arrasseo..” ucapnya“ya sudah ya.. aku mau berangkat sekolah.. annyeong” aku tersenyum padanya lalu menaiki sepedaku dan pergi“annyeong..” dia juga tersenyum pada ku.Sehun PovAku masuk ke sekolah baru ku, hmm, aku akui sekolah ini memang sangat mewah.. aku menyesal kenapa tak dari dulu aku sekolah di sini.Aku berjalan menuju kelas baru ku dengan tampang cool yg biasa ku pakai ketika bersekolah, aku memang dingin jika di sekolah karena aku tak mau orang2 mendekatiku jika aku bersikap ramah, aku lebih suka sendiri.Aku berjalan hingga tiba di depan kelas ku, lalu aku masuk, ku lihat beberapa tatapan yeoja yg menatapku dengan tatapan ingin tahu, aku hanya membalas mereka dengan tatapan datar ku. lalu aku duduk di kursi yg berada di pojok belakang.Luhan PovAku masuk ke kelas baru ku, dan langsung mendapatkan tatapan kagum dari beberapa yeoja di kelas yg tersenyum kearah ku. aku membalas senyuman mereka, dan melihat-lihat keseluruhan kelas, ku lihat Yuri sedang mendengarkan music dari ponselnya dan membaringkan kepalanya di atas meja.Aku menghampirinya dan melepas headset nya, lalu tersenyum manis.
dia menatapku kaget lalu duduk tegak
“Luhan.. kenapa kau disini?” Tanya nya bingung
“sekolah” jawabku lalu tersenyum manis dan menunjuk seragam ku
“kau sekolah di sini?” dia mengerutkan keningnya
“nde”
“oh” dia mengangguk-anggukkan kepalanya
“aku boleh duduk di sini?” aku menunjuk kursi yg ada di sebelahnya
“hmm.. tapi kursi itu uda ada yg dudukin” dia mengerucutkan bibirnya cute
“nugu?”
“teman ku, Hyuna.. itu dia orangnya datang” Yuri menunjuk seorang yeoja yg baru masuk ke kelas. Aku menatap yeoja itu, dia mirip dengan Yuri
“ehmm,, Hyuna.. boleh kah kalau aku yg duduk di sini?” Tanya ku
“hah?” dia bingung
“aku ingin duduk di sini.. boleh kah?” aku mengeluarkan puppy eyes ku. yg membuat dia tak bisa berkutik.
Hahaha.. aku tau cara ini memang berhasil, siapa yeoja yg bisa tahan dengan puppy eyes ku yg kurasa cukup imut *imut banget kali Lu oppa.
“ah, gomawo” aku melemparkan senyuman termanis ku ke Hyuna yg dibalas dengan senyuman manis juga olehnya.
Aku duduk di samping Yuri
“whoa kau hebat sekali,.. biasanya kalau ada yg minta tukaran tempat duduk dengannya, dia tak akan pernah memberikannya. Tapi denganmu kok langsung di kasih ya?” Yuri menggaruk-garuk kepalanya. Aku hanya tertawa kecil mendengar nya.
Yuri Pov
Aku kaget sekali ketika tadi Luhan datang menghampiri ku, dan mengagakan bahwa dia sekolah di sini, langsung saja rasa kaget ku
di gantikan dengan rasa senang apalagi dia duduk di sebelahku.
Ketika istirahat aku mengajak nya ke kantin dan dia berjalan di samping ku, dapat ku lihat tatapan beberapa yeoja yg menatap nya kagum.
Hingga tiba di kantin, aku langsung membeli cemilan dan roti, sedangkan Luhan hanya membeli satu kotak jus.
aku dan Luhan duduk di kursi yg ada di kantin, aku memakan cemilan ku sambil mengobrol dengannya.
“ya! Yuri-ah.. kau tak mengajakku ikut makan bersama mu?? Kau jahat sekali?” tiba2 ada seseorang yg memegang pundakku, aku menoleh ke belakang dan mendapatkan Sehun sedang tersenyum padaku
“se..Sehun??” ucapku terbata-bata
“hahaha.. kau kenapa ?? seperti melihat hantu saja” Sehun terkekeh lalu duduk di sebelah Luhan yg ada di seberang tempat duduk ku.
đang được dịch, vui lòng đợi..
